SELAMAT DATANG DI " LSP-SATRIA NUSANTARA SURAKARTA" SEMBUH SEHAT SAUDARA

KEUNGGULAN OLAH RAGA SATRIA NUSANTARA


UNTUK SAUDARAKU SEMUA YG IKUT OLAH RAGA DI SN JANGAN LUPA NIATNYA KARENA ALLAH, SAKIT SEHAT KAYA MISKIN ITU SEMUA ALLAH YG MEMBERI KITA WAJIB IKTIAR DAN MENSYUKURI NIKMATNYA. KEUNGGULAN OLAH RAGA SATRIA NUSANTARA : MAMFAAT OLAH RAGA SATRIA NUSANTARA MEMANG BERBEDA DENGAN YG LAIN SETELAH OLAH RAGA TIDAK AKAN MERASA CAPAI TAPI BADAN MERASA SEGAR PIKIRAN JUGA PRES. BERBEDA OLAH RAGA YANG LAIN. BUKTIKAN DAN DAFTARKAN DIRI ANDA MAKANYA MOTO SN " SEMBUH SEHAT SAUDARA " AYO TEMAN-TEMAN TERTARIK HUBUNGI KAMI:Bp. H. Supriyanto, S. Pd : Tlp - 087 8366 492 68 Pelatih Solo. mungkin sangat membantu.
nanya saya pak Sri wahono Tlpn : - 08510050 3842 - 085 6281 5925 ALAMAT : SANGGIR RT 02 RW 08 PAULAN COLOMADU KARANGANYAR JATENG- KODE POS 57176. Jangan sia-siakan waktu anda untuk ikut Olah raga SN



OBAT MANJUR SEGALA PENYAKIT TUA DAN MUDA

OBAT MANJUR SEGALA PENYAKIT TUA DAN MUDA : Bila kita sakit baru terasa begitu mahalnya orang sehat, Maka SATRIA NUSANTARA Memberikan solusinya Cepat gabung dan daftarkan diri anda jangan tunda-tunda. Ingat Allah tidak akan merubah nasib seseorang kalau dia tidak merubahnya. Lantaran gabung SATRIA NUSANTARA dan berusaha keras Insya Allah Kita akan memetik hasilnya, Sudah banyak teman-teman kita yg sakit lantaran ikut SN Berangsur-angsur sembuh.SATRIA NUSANTARA akan menuntun kita dengan OLAH NAFAS GERAK KOSENTRASI DZIKIR YG HEBATNYA JG GERAKAN BERSILANG INI AKAN MEMBAWA KITA ANTARA FISIK DAN PIKIRAN SALING KERJA SAMA SEHINGGA KEDUANYA AKAN SEHAT.
Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu mengubah nasib mereka sendiri

Jumat, 17 Februari 2012

Penelitian Terhadap Satria Nusantara

Penelitian Terhadap Satria Nusantara


4. DR. Sunarko, dkk. (Fakultas Kedokteran UNAIR Surabaya)
Meneliti tentang pengaruh pemaparan/pemancaran tenaga dalam terhadap tikus.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tikus-tikus yang dipancari tenaga dalam dibanding yang tidak dipancari (kelompok kontrol) mengalami hal-hal sebagai berikut :
a. Sel darah merah dan hormon Kortisolnya lebih banyak.
b. Respon biologik berupa memakan makanan meningkat (makanan yang dimakan lebih banyak).
c. Berat badan, jantung dan tulangnya lebih berat.
d. Sel ginjal dan hepar tetap sama (hal ini menunjukkan bahwa pancaran tenaga dalam tidak bersifat meracuni).


5. Prof. DR. Abdul Razak Thaha, dkk. (SP3T Sul-Sel dan Fakultas Kedokteran UNHAS Makassar)
Penelitian dilakukan untuk melihat manfaat pelatihan Pradasar selama 12 hari. Hasil penelitian menunjukkan :
1. Berat badan peserta menuju normal
2. Meningkatkan kekuatan kontraksi otot, terutama otot tungkai, tangan, dada, punggung dan pinggang.
3. Meningkatkan kemampuan ventilasi paru.
4. Menurunkan lemak tubuh terutama otot perut dan triseps.
5. Meningkatkan efisiensi kerja kardiovaskular yaitu menurunnya denyut jantung dan tekanan darah sistolik.

6. Prof. dr. Giriwijoyo YSS., Dkk. (FPOK IKIP Bandung)
Meneliti pengaruh pelatihan Satria Nusantara terhadap tekanan darah dan denyut nadi istirahat. Hasil penelitian menunjukkan tekanan darah menuju normal dan denyut nadi istirahat menurun.

7. Muchtamadji M. A. Dkk. (FPOK IKIP Bandung)
Meneliti pengaruh pelatihan Satria Nusantara terhadap kapasitas vital paru dan kemampuan menahan nafas. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas vital paru meningkat dan kemampuan menahan nafas jauh lebih lama.


8. DR. Suhartono TP, dkk. (Fakultas Kedokteran UNAIR Surabaya)
Meneliti pengaruh pelatihan Satria Nusantara terhadap daya tahan stres dan imun (kekebalan) dengan melihat kandungan kadar hormon anti stres ACTH dan hormon Kortisol anggota Satria Nusantara dibandingkan kelompok lain (kontrol). Beda kadar hormon anti stres ACTH dan hormon Kortisol pretest dan postest hasil penelitian sebagai berikut :
Kelompok

ACTH 7,526 + 11, 79
Kortisol 1,610 + 2,37
Satria Nusantara -3,020 + 6,58
Kontrol 0,454 + 2,33

Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan nyata (p<0,05). Penelitian ini membuktikan :
1. Peningkatan hormon anti stres ACTH yang lebih besar pada anggota Satria Nusantara, menunjukkan anggota Satria Nusantara memiliki daya tahan yang lebih tinggi terhadap stres sehingga lebih sabar dan lebih bisa mengendalikan diri.
2. Peningkatan hormon Kortisol pada batas tertentu menunjukkan anggota Satria Nusantara memiliki imunitas (kekebalan tubuh) yang lebih baik terhadap penyakit. Jumlah hormon Kortisol yang cukup banyak juga cenderung menimbulkan suasana ceria dan gembira (happy).


9. dr. Noviar, DSKO (Fakultas Kedokteran UI Jakarta)
Dalam rangka tesis S-2, beliau mengadakan penelitian tentang pengaruh pelatihan Satria Nusantara terhadap kesegaran jasmani (diwakili pengukuran VO2MAX) menggunakan objek anggota-anggota Satria Nusantara Jakarta.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan VO2MAX sebesar 19,8% dan sangat bermakna (p = 0,00) selama 3 bulan pelatihan. Ini membuktikan pelatihan Ilmu Satria Nusantara secara nyata mampu meningkatkan kesegaran jasmani yaitu meningkatkan daya tahan kerja jantung-paru, pembuluh darah dan otot-otot mayoritas.


10. DR. Hariadi, dkk. (LAB. P4K-TD Departemen Kesehatan di Surabaya)
Menggunakan alat corona menghasilkan foto kirlian untuk mendeteksi penyakit seseorang melalui foto tiga jari tengahnya. Pada saat diadakan penghusadaan, dilihat loncatan corona pada tiga jari tengah pasien. Ternyata ada perubahan/perbedaan sebelum diobati, sedang proses penghusadaan (perubahan sangat aktif) dan sesudah selesai penghusadaan.


11. DR. Sulistyawati dkk. (LAB. P4K-TD Departemen Kesehatan di Surabaya)
Meneliti tentang pengaruh pelatihan Satria Nusantara terhadap penderita diabetes militus (penyakit gula). Hasil penelitian menunjukkan :
1. Kadar gula menurun
2. Gejala neuropathi membaik sampai 60%.
Meneliti tentang pengaruh pelatihan Satria Nusantara terhadap penderita lepra.

Hasil penelitian menunjukkan :
1. Jumlah luka berkurang
2. Fungsi syaraf (perasa) meningkat
3. Semangat hidup dan percaya diri penderita meni

Dikutip Dari : Buku ( Ilmu Satria Nusantara II)

Karangan : Drs Maryanto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar