Sat=enam,tri=tiga,a=daya=kekuatan; nusa antara=nusantara =gabungan dari berbagai aliran ilmu,
kesehatan, ilmu pengetahuan dan lain-lain. Jadi yang dimaksud dengan Ilmu Satria Nusantara adalah ilmu pengembangan enam indera manusia dengan tiga kekuatan yaitu: nafas, jurus dan konsentrasi/dzikir yang asal usulnya dari gabungan berbagai aliran ilmu, diseleksi dengan filter agama, kesehatan, ilmu pengetahuan dan lainnya sebatas kemampuan penalaran, wawasan, penelitian dan percobaan beliau sebagai manusia.
Pelatihan Satria Nusantara yang didirikan pada tahun 1985 sampai saaat ini telah terbukti kemanfaatannya dalam mengupayakan kesembuhan beberapa macam penyakit maupun untuk menjaga kesehatan serta kebugaran oleh jutaan orang di Indonesia dan luar negeri (Eropa). Satria Nusantara merupakan pelopor pengembangan metode seni pernafasan untuk kesehatan yang tidak saja sebagai penyembuhan alternative tetapi sudah penyembuhan komplementer (melengkapi) yang didasarkan pada pengalaman latihan dipadukan dengan pendekatan / penelitian ilmiah.
Mksud didirikan Satria Nusantara adalah membantu program pemerintah dalam bidang peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui pelatihan seni pernafasan dan penghusadaan tenaga dalam, sehingga terbentuk manusia yang sehat lahir batin, percaya diri serta memiliki dan mental tauhid.
Memiliki Semboyan yaitu Sembuh-Sehat-Saudara.
Sembuh : Memberikan bantuan kesembuhan untuk penderita penyakit baik secara aktif
maupun pasif.
Sehat : Ikut berpartisipasi dalam menjaga dan meningkatkan kebugaran dan
kesehatan masyarakat melalui latihan seni pernafasan
Saudara : Menunjung tinggi tali persaudaraan sesama dalam rangka menggalang
persatuan dan kesatuan
Dan Filosofi Satria Nusantara yaitu sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaatbagi orang lain. Dengan mempunyai ciri pelatihan 5 M, 1 A, yaitu Massal, Mudah, Murah, Meriah, Manfaat, Aman.
Masal : Dapat diikuti oleh sejumlah besar orang secara serentak.
Mudah : Gerakan jurus mudah diikuti dan dilaksanakan dengan baik oleh anak-anak
dewasa, manula.
Murah : Tidak diperlakukan peralatan maupun ruangan khusus untuk pelaksanaannya.
Meriah : Membangkitkan suasana gembira, bebas stress, silaturahim.
Aman : Tidak ada benturan fisik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar