Satriya Nusantara Olag Raga Yg Sangat Berkwalitas tdk sedikit teman-teman yg ikut olah raga ini penyakit nya ber angsur-angsur sembuh. Olah raga SN Memang olah raga kesehatan. Berbeda dgn pandangan Ustadz Danu Hanya dgn kita merubah aklag yg tdk baik Insya ALLAH Penyakit kita sembuh. Yg jadi pertanyaan kita adalah tdk ada kecocokan Ustadz Danu dgn SN adalah di anggap nya SYIRIK Perkara ini akan menjadi besar klau kita tdk bs menyikapi dgn cermat. Karena syirik ini adalah perkara besar yg mana UMAT Manusia akan berdosa besar karena menduwakan ALLLAH. Betulkah SN ini Syirik selama ini sy ikut SN tdk ada ajaran yg menyimpang agama bahkan kita di ajak dzikir dan dzikir setiap kita melakukan nafas dan gerak. Klu sy boleh memberi pemasukan apapun yg kita lakukan tdk karena ibadah atau karena ALLAH DAN MENCARI Ridhonya maka amal kita sia sia. Syirik akan terjadi kepada siapapun - contoh jika sakit ikut SN lalu sembuh? Nah kesembuhan ini bukan karena Olah raga SN Karena ALLAH Hanya lantaran berusaha ikut SN. Bisa jg terjadi yg ikut pengajian Ustadz Danu dia sakit lalu sembuh jg yg menyembuhkan bukan Ustadz Danu tapi ALLLAH nah inilah hanya lantaran saja. Maka siapa pun bs Musrik apa bila kita menduakan ALLAH. Untuk teman-teman dan saudaraku yg bs menjawab dgn terperinci silahkan menulis jawaban nya kami tunggu silahkan tulis di komentar atau buku tamu dan email sn snsurakarta@gmail.com Ini sy ada catatan semoga berguna bagi teman-teman yg sering ikut Pengajian Ustadz Danu. Untuk Permasalahan pro kontra masalah Syirik mudah-mudahan teman-teman semua sdh bs mengambil hikmah nya diantara keduanya. Klau bagi sy semua yg baik dan tdk menyimpang AGAMA tdk Syirik akan sy ikuti. Awal penyakit menurut AlQur'an #2 |
Ditulis oleh admin |
| Assalamu’alaikum wr wb, Pada artikel sebelumnya (Awal Datangnya Penyakit menurut AlQuran - 1) telah diterangkan bahwa segala musibah termasuk didalamnya penyakit adalah awalnya berasal dari perbuatan tangan kita sendiri, tingkahlaku kita sehari-hari yang kurang baik atau dengan kata lain akhlak yang kurang terpuji. Sehingga menyebabkan Allah SWT menurunkan suatu musibah berupa penyakit salah satunya agar semata-mata kita kembali ke jalan yang benar. Hal ini diperkuat lagi oleh firman Allah SWT sebagai berikut: Dan Sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebahagian azab yang kecil (di dunia) sebelum azab yang lebih besar (di akhirat), mudah-mudahan mereka kembali (kejalan yang benar). QS: As-Sajdah 32 : 21 Disebutkan “azab yang kecil didunia” berarti sesuatu yang berhubungan dengan azab pastilah amat tidak mengenakkan. Apa saja yang tidak mengenakkan buat kita didunia ini? Pastinya adalah musibah, tabrakan, kecurian, kerampokan, kena tipu, diejek dan dihina dan banyak lagi termasuk didalamnya adalah terkena suatu penyakit. Kita diingatkan dengan sakit agar kita segera sadar dan segera kembali kejalan yang benar, jalan Allah SWT yang sesuai dengan Al-Qur’an dan itu semua dimata Allah SWT hanya azab yang kecil saja.Apakah kita pernah berpikir lebih jauh apa yang dimaksudkan Allah SWT dengan “sebelum azab yang lebih besar (di akhirat)”? Ini bisa berarti bahwa azab/siksa yang mendera kita di akherat kelak berhubungan dengan sakit yang kita derita didunia. Bahwa sakit pusing yang mendera kepala kita sekarang adalah perwujudan siksa Allah besok diakherat dimana kepala kita akan dipukul dan atau ditusuk dengan besi panas. Bahwa sakit perut kita sekarang adalah kelak diakherat kita akan diberi minum timah panas yang mendidih………naudzubillahimindzalik……!!Siksa Allah amatlah pedih…….. Kita tidak akan pernah bisa membayangkan seberapa pedih dan sakitnya siksa itu kelak mendera kita. Kalau sekarang saja dengan kondisi fisik kita yang lemah karena suatu penyakit kita sudah merasakan sakit yang teramat sangat bagaimana kelak diakherat….???? Astaghfirullah…. naudzubillahimindzalik. Marilah kita bersama-sama segera kembali kejalanNya, mari bersama-sama kita saling berlomba dalam kebaikan dan saling mengingatkan bila ada saudara kita yang lupa. Semoga ini bisa menjadi bahan renungan buat kita semua dan kami khususnya dan bisa bermanfaat Dan jika ada kebenaran yang tertuang di artikel ini semata-mata itu hanyalah karena Rahmat Allah SWT dan jika ada kesalahan yang tertuang semata-mata dikarenakan kekhilafan kami sebagai manusia yang penuh salah dan dosa. |
Kadang orang menilai sesuatu berangkat dari diri sendiri, sehingga ada peribahasa "mengukur baju orang dengan diri sendiri". Apakah benar, orang yang tak punya mobil itu susah hidupnya ?, Apakah benar orang yang punya mobil 9, emas 1 ton itu tentram hidupnya ? YANG TAHU ADALAH YANG MENGALAMI/MENJALANI.
BalasHapus